DEW Direktori Indonesia

Mengulas Pendidikan dan Teknologi

Media Pembelajaran yang Menyenangkan Dalam Fisika

Media merupakan peran yang sangat penting dalam pendidikan. Media berperan sebagai sarana dan prasarana dalam pendidikan. Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan oleh pendidik ataupun peserta didik untuk menyampaikan dan memperoleh pesan-pesan serta informasi-informasi yang terdapat pada materi pembelajaran. Media pembelajaran juga dapat dikatakan sebagai alat bantu pembelajaran, yaitu segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.  media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, tape recorder, kaset, video camera, video recorder, film, slide (gambar bingkai), foto gambar, grafik, televisi, dan komputer.

Pemilihan suatu media pembelajaran sangatlah penting. Dimana saat melakukan proses belajar mengajar yang hidup dan memberikan kepahaman terhadap peserta didik sangatlah bergantung terhadap media pembelajaran yang digunakan. Terlebih saat peserta didik mempersepsikan bahwa mata pelajaran yang dianggapnya sulit maka pada saat proses belajar berlangsung peserta didik akan menganggap bahwa mata pelajaran tersebut sangat membosankan, sehingga mereka tidak tertarik pada mata pelajaran tersebut. Seperti contoh pada mata pelajaran fisika.

Rendahnya hasil belajar Fisika peserta didik disebabkan oleh banyak hal antara lain: kurikulum yang padat, materi pada buku pelajaran yang dirasakan terlalu sulit untuk di ikuti, media belajar yang kurang efektif, laboratorium yang tidak memadai, kurang tepatnya penggunaan media pembelajaran yang dipilih oleh pendidik, kurang optimal dan kurangnya keselarasan peserta didik itu sendiri, atau sifat konvesional, dimana peserta didik tidak banyak terlibat dalam proses pembelajaran dan keaktifan kelas sebagian besar didominasi oleh pendidik.

Dari berbagai faktor tersebut maka faktor utama yang menyebabkan rendahnya mutu pembelajaran Fisika disebabkan karena kekurang tepatan para pendidik dalam memilih media pembelajaran serta kurangnya kemampuan para pendidik dalam melihat minat belajar peserta didik. Faktor media pembelajaran merupakan faktor utama, yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?? Masih banyak para pendidik yang masih berpegang teguh pada paradigma lama tentang proses belajar, paradigma lama tentang proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan bersumber pada teori, asumsi tabularasa John Loeke, yang mengatakan bahwa pikiran anak seperti kertas kosong yang putih bersih dan siap menunggu coret-coretan  dari pendidiknya.

Mengikuti teori tersebut, maka otak seorang anak adalah ibarat botol kosong yang setiap di isi dengan segala ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan seorang pendidik. Berdasarkan asumsi teori ini, banyak pendidik melakukan kegiatan proses pembelajaran dengan cara seperti: memindahkan pengetahuan dari pendidik ke peserta didik, mengisi otak anak dengan pengetahuan, atau memacu anak dalam kompetisi antar individu. Paradigma pembelajaran lama, pendidik memberikan pengetahuan kepada siswa secara pasif. Pendidik tidak tahu proses belajar mengajar yang tepat, dia hanya merasa perlu menuangkan apa yang diketahuinya kedalam memori peserta didik yang setia menerimanya. Masih banyak pendidik yang menganggap paradigma lama ini sebagai satu-satunya alternatif media pembelajaran. Mereka mengajar dengan ceramah dan mengharapkan peserta didik duduk, mengkompetensikan peserta didik satu dengan lainnya. Padahal dengan kemajuan zaman ada banyak media yang menyenangkan untuk diterapkan kepada peserta didik.

Salah satu media pembelajaran yang banyak digemari peserta didik adalah media pembelajaran menggunakan komputer, yaitu media pembelajaran yang menyajikan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link, dan tool yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan navigasi, interaksi, berkreasi, dan berkomunikasi dengan media pembelajaran lainnya. Seperti yang kita ketahui komputer adalah sebuah perangkat elektronik yang mampu mengolah data dan memberikan informasi dari hasil pengolahan data tersebut dengan bantuan program. Media pembelajaran dalam fisika, dapat berupa suatu animasi yang menggambarkan peristiwa fisika yang nantinya akan dianalisis bagaimana hal itu bisa terjadi. Dapat juga berupa alat praktikum yang menunjukan peristiwa fisika secara langsung kepada peserta didik. Dua jenis media tersebut pada prinsipnya sama yaitu agar peserta didik dapat melihat secara langsung fenomena fisika yang terjadi. Alasan mengapa penggunaan media pengajaran dapat mempertinggi proses dan hasil belajar adalah berkenaan dengan taraf berpikir peserta didik. Taraf berpikir peserta didik mengikuti tahap perkembangan dimulai dari berpikir konkret menuju ke berpikir abstrak, dimulai dari berpikir sederhana ke berpikir kompleks. Penggunaan media belajar sangat erat kaitannya dengan perkembangan peserta didik sebab melalui media belajar hal yang absrak dapat dikonkretkan dan hal yang kompleks dapat disederhanakan.

Salah satu software yang dapat digunakan untuk membuat animasi pembelajaran antara lain ada Macromedia Flash Profesional 8. Macromedia  Flash adalah sebuah program multimedia dan animasi yang keberadaannya ditujukan bagi pecinta desain dan animasi yang berkreasi membuat aplikasi-aplikasi unik, animasi-animasi interaktif pada halam web, film animasi kartun, presentasi bisnis maupun kegiatan. disamping itu tidak menutup kemungkinan juga dengan mengunakan secara optimal kemampuan penggunaan fasilitas menggambar dan bahasa pemrograman  pada Flash (action script) ini kita mampu membuat game-game yang menarik. Berikut tampilan menu dari Macromedia Flash Profesional 8 :

Keterangan Nomor:

File-file yang telah kita buat.

Beberapa macam pilihan untuk membuat file baru, biasanya yang dipakai adalah Flash Document.

Untuk membuat dokumen baru dengan template yang telah tersedia.
Sedangkan menu editing dari macromedia Flash Profesional 8 seperti berikut

Dengan menggunakan media yang disenangi peserta didik maka proses belajar mengajar menjadi menyenangkan. Sebagai pendidik, juga harus bijak dalam memilih media pembelajaran untuk peserta didik. Degan menggunakan media pembelajaran yang menarik maka minat belajar peserta didik akan meningkat. Selain itu dengan menggunakan media menarik maka akan membuat persepsi peserta didik yang sebelumnya membosankan menjadi menyenangkan. Selain itu peserta didik juga mudah dalam menangkap dan merespon informasi – informasi yang telah didapat tentang materi yang diajarkan.

Sumber Informasi:

Fakhri, Irsa., & Bektiarso, Singgih 2018. “Penggunaan Media Pembelajaran Animasi Berbantuan Macromedia Flash pada Pembelajaran Fisika Pokok Bahasan Momentum, Impuls, dan tumbukan”. Jurnal Pembelajaran Fisika,  vol.7 No. 3.

Aththibby, Arif Rahman. “Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Animasi Komputer Untuk Sekolah Menengah Atas Berbasis Macromedia Flash 8”. Jurnal Pembelajaran Fisika, ISSN: 2337-5973

Penulis: Suci Tri Novitasari

di publikasi pada 7 September 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *